Mutiara Lombok – Watu Bolong

Perjalanan kami menuju Lombok dimulai dengan penerbangan jam 9 pagi, menggunakan maskapai Garuda. Alhamdulillah cuaca kala itu sangat bersahabat untuk menikmati pemandangan dari langit, saking terpukaunya nih, aku malah nggak sempat motret dari atas, terkadang pengalaman seperti itu cukuplah dengan dinikmati saja.

Pesawat kami tiba di bandara ngurah rai sekitar pukul 11 untuk transit dan berganti pesawat. Aku kira dengan transit bisa sedikit meregangkan kaki dan menikmati bandara ngurah rai, eh ternyata jauh dari perkiraan. Kami justru harus berlari-lari untuk mengejar pesawat yang berikutnya dan sudah dipanggil-panggil bahwa pesawat akan segera berangkat. Untung saja rombongan kami cukup banyak, sekitar 120 orang, jadi rasanya ga mungkin juga rombongan segitu banyak ditinggalkan begitu saja.

Perjalanan dari bali ke lombok memakan waktu sekitar 50 menit. Sesampainya di bandara Praya Lombok, kami disambut dengan cuaca yang cukup panas. Sungguh luar biasa panasnya. Rombongan kami pun segera menuju bis yang siap menjemput kami. Keluar dari Gate bandara Praya kami disambut dengan guide lokal yang akan menemani selama di Lombok, masing masing dari kami pun dikalungkan kain tenun khas Lombok.

Karena sudah memasuki waktu makan siang, tujuan pertama dari tour kami adalah rumah makan taliwang indah. Perjalanan  memakan waktu sekitar 2 jam, dan cuaca tiba-tiba berubah menjadi gelap, seketika itupun hujan turun dengan deras. Sayang, karena hujan yang sangat deras dan disertai angin aku jadi enggan untuk mengeluarkan kamera, khawatir dengan keselamatan kamera. Rumah Makan Taliwang ini cukup luas sih, tipikal rumah makan yang dijadikan pemberhentian bus-bus besar dengan jumlah rombongan yang sangat banyak. Masakannya enak dan yaa pedas ! mungkin bagi orang jogja tulen kayak saya ini ya kepedesen banget. Namun saya agak kecewa dengan fasilitas musholanya, bisa dibilang agak jorok, karena terletak dibelakang dapur, dan kecil sekali.

Waktu makan siang pun usai seiring dengan redanya hujan. Rencana awal perjalanan kami akan menuju Taman Narmada yang berada di Kabupaten Lombok Barat. Namun apalah daya karena kondisi jalan yang macet sehingga perjalanan kesana dibatalkan. Bis pun segera meluncur ke Mutiara Lombok. Awalnya saya sempat bingung obyek wisata macam apa mutiara ini, begitu turun dari bus, ooh… rupanya tempat untuk beli mutiara.

mutiara-1

bu dipilih buuu

Nah di toko mutiara ini, banyak di jual berbagai macam perhiasan dengan mutiara, mulai dari bros, cincin, kalung dan gelang. Harga mutiaranya pun bermacam-macam, mulai dari yang 100 dapat 4 sampai yang jutaan dan tentunya bakal dapat sertifikat kepemilikan layaknya beli emas batang. Kata tour guide saya, salah satu merek perhiasan terkenal di dunia, memiliki toko, budidaya, dan pabriknya di Lombok.

mutiara-2

mbak mbak yang jaga jutek amat yak.. senyum dong mbak biar ibu”nya pada betah

Kelar belanja dan ngeborong mutiara, perjalanan dilanjutkan menuju Pura Watu Bolong. Pura Watu Bolong sendiri merupakan pura milik warga/masyarakat Hindu Bali yang berdomisili di Lombok, mereka pun melakukan sembahyang di Pura ini.

watu-bolong-1

Bangunan utama pura ada di puncak tangga itu, tapi tertutup untuk umum.

watu-bolong2

ini lo yang disebut watu bolong, jadi batu yang berlubang tengahnya

Seperti layaknya pura-pura yang ada di Bali, sewaktu kita masuk akan diberikan kain untuk diikatkan di pinggang kita. Bagi pengunjung wanita yang sedang haid juga dilarang masuk. Sesajen-sesajen pun dapat kita jumpai dimana-mana, jadi hati-hati ya dalam melangkah !

watu-bolong3

sesajen seperti ini bisa kita temui di Pura Watu Bolong

Tak terasa sudah, ternyata Pura Watu Bolong adalah obyek penutup untuk hari itu. Bis kami pun meluncur untuk menuju ke restoran yang sudah siap menyambut untuk makan malam.

Setelah makan malam, bis pun meluncur ke Holiday resort Lombok, yang menjadi tempat kami untuk melepaskan lelah. gileee, ini hotel keren banget !  Hotel ini berada persis di pinggir pantai senggigi Lombok. Suara deburan ombak pantai pun menjadi alunan musik yang membuat tidur kami semakin nyenyak malam itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s